Rabu, 15 Februari 2012

Sistem Pencernaan Hewan



A. Judul

 Sistem Pencernaan Pada Hewan Vertebrata

B. Tujuan 

            1. Untuk mengetahui sistem pencernaan pada Amphibi, Reptilia, Aves dan Mamalia.
            2. Untuk mengetahui perbedaan antara sistem pencernaan pada Amphibi, Reptil, Aves
                 dan Mamalia.

C. Landasan Teori

                Semua organisme hidup, termasuk hewan memerlukan makanan untuk kelangsungan
hidupnya. Hampir semua jenis hewan melakukan pencernaan makanan untuk menghasilkan
 energi. Pencernaan adalah proses pemecahan makanan dari molekul besar menjadi molekul yang
lebih kecil agar dengan mudah dapat diserap oleh darah.
            Jenis Hewan dapat dibedakan menjadi dua yaitu Hewan Invertebrata (Hewan tidak bertulang
belakang), dan Hewan Vertebrata (Hewan bertulang belakang).
 Pada sistem pencernaan pada hewan invertebrata belum sempurna umumnya
dilakukan secara intrasel, seperti pada protozoa, porifera, dan Coelenterata. Pencernaan
dilakukan dalam alat khusus berupa vakuola makanan, sel koanosit dan rongga
gastrovaskuler. Sedangkan pada sistem percernaan pada hewan Vertebrata memiliki sistem
pencernaan makanan yang sudah sempurna, karena Pencernaannya mulai dari mulut,
kerongkongan, lambung, usus sampai anus. Pencernaan ini dilakukan secara ekstrasel, seperti
pisces, ampibhi, reptilia, Aves dan Mamalia.  Berdasarkan makanannya  
hewan dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu herbivora, karnivora, dan omnivora. Hewan
herbivora merupakan hewan pemakan tumbuhan. Hewan karnivor merupakan hewan
pemakan daging. Hewan omnivore dapat memakan daging dan tumbuhan.
            Dari pada hewan Invertebrata, kali ini kami lebih banyak membahas tentang  hewan
Vertebrata, selain membahasnya secara teori kami akan mengambil beberapa sampel/ contoh
Hewan Vertebrata untuk dilakukan uji coba/ praktik tentang sistem pencenaannya.  

D.  Metodologi Penelitian

a.  Alat & Bahan:

            1. Alat Bedah
2. Wadah
3. Etanol/ Alkohol
4. Kapas
5. 1 ekor Kadal (Reptilia)
6. 1 ekor Katak (Amphibi)
7. 1 ekor Burung Merpati (Aves)
8. 1 ekor Kelinci (Mamalia)

b. Cara Kerja:

1. Siapkan 1 ekor Kadal (sebagai sampel hewan Reptilia), 1 ekor Katak

    (sebagai sampel hewan Amphibi), 1 ekor Burung Merpati (sebagai sampel

     hewan Aves), dan 1 ekor Kelinci (sebagai sampel hewan Mamalia)

2. selanjutnya ambil wadah dan alat untuk membedah

3. sebelum membedah pertama - tama kita melakukan pembiusan pada hewan

    yang akan dibedah

4. setelah dibius proses pembedahan dimulai

5. Amatilah baik – baik dan kemudian catatlah bagian – bagian sistem

    pencernaan pada hewan tersebut.

E. Proses pembedahan :

1. Proses pembedahan pada Hewan Reptilia (Kadal)

 








2. Prose Pembedah pada Hewan Amphibi (Katak)




3. Proses pembedahan pada Hewan Mamalia (Kelinci) :


4. Proses pembedahan Hewan Aves (Burung) :

 



 
F.  Hasil Pengamatan:
  •  Hewan Reptilia (Kadal) pada sistem pencernaanya ditemukan

1. Rongga mulut

            Bagian Rongga Mulut disokong oleh rahang atas dan bawah, masing - masing memiliki deretan gigi yang berbentuk kerucut (Gigi Taring) dimana pada umumnya Reptil merupakan hewan karnivora (pemakan daging). Gigi menempel pada gusi dan sedikit melengkung ke arah rongga mulut. Pada rongga mulut juga terdapat lidah yang melekat pada tulang lidah dengan ujung bercabang dua serta didalam mulut Reptil terdapat satu pasang kelenjar. 


           Gambar 01: Rongga Mulut Pada Kadal

Gambar 02 : Bentuk Lidah Pada Kadal

2. Dari mulut, makanan akan diteruskan ke esofagus (kerongkongan), dimana esofagus ini
    berada dibawah trakea/ melekat pada Trakea. Trakea pada kadal memiliki dua cabang.

Gambar 03 : Bentuk Trakea pada Kadal

Gambar 04 : Bentuk esoagus pada Kadal

3. Kadal juga memiliki ventrikulus (lambung) dan Intestinum, usus tebal yang bermuara pada
   anus. Kelenjar pencernaan pada reptil meliputi hati, kantung empedu, dan pankreas.
   Hati pada reptilia memiliki dua lobus (gelambir dan berwarna kemerahan). Kantung
   empedu terletak pada tepi sebelah kanan hati. Pankreas berada di antara lambung berbentuk    
   pipih kekuning – kuningan. Dari usus besar feses keluar melalui kloaka. Kloaka adalah 
   muara dari tiga saluran yaitu saluran pencernaan, saluran ginjal (sekresi), dan saluran
   reproduksi. 

Gambar 05: Bentuk Lambung, pangkreas dan Limpa pada Kadal

 
             Gambar 07 : Hati & Empedu Pada Kadal
Gambar 08 : Usus (intestinum) pada Kadal
 
  • Hewan amphibi (Katak) pada sistem pencernaannya ditemukan :
1. rongga mulut:
Terdapat gigi berbentuk kerucut untuk memegang mangsa dan lidah untuk menangkap mangsa,

2. Esofagus; berupa saluran pendek
.

3. ventrikulus (lambung), berbentuk kantung yang bila terisi makanan
menjadi lebar
.

 
Gambar 01 : Bentuk Lambung pada Katak

4. intestinum (usus): dapat dibedakan atas usus halus dan usus tebal. Usus halus meliputi: duodenum. jejenum, dan ileum, tetapi belum jelas batas-batasnya.

5. Usus tebal berakhir pada rektum dan menuju kloa
ka, dan 

 
Gambar 02: Bentuk intestinum pada katak

6. kloaka: merupakan muara bersama antara saluran pencernaan makanan, saluran   
 reproduksi, dan urine. Kelenjar pencernaan pada amfibi, terdiri atas hati dan pankreas.
Hati berwarna merah kecoklatan, terdiri atas lobus kanan yang terbagi lagi menjadi dua lobulus. Hati berfungsi mengeluarkan empedu yang disimpan dalam kantung empedu yang berwarna kehijauan. pankreas berwarna
Kekuningan, melekat diantara lambung dan usus dua belas jari (duadenum). pankreas berfungsi menghasilkan enzim dan hormon yang bermuara pada duodenum.

        Gambar 02: Bentuk intestinum pada katak
  •    Hewan Aves (Burung) Pada sitem pencernaan ditemukan :
1.   Rongga Mulut :

Berbeda dengan vertebrata lainnya pada Burung terdapat paruh, paruh ini digunakan untuk mematuk makanannya. Bentuk paruh disesuaikan dengan makanannya.
Didalam mulut terdapat lidah yang dilapisis zat tanduk,  rongga mulut bagian atas mempunyai dinding yang bersaluran.
Gambar 01 : Rongga mulut pada Burung
2. Burung memiliki kerongkongan yang cukup panjang, saluran tersebut terdiri atas otot yang melingkar.    Ujung kerongkongan melebar membentuk tombolok.

Gambar 02 : Kerongkongan pada Burung
3. Lambung

    Lambung burung terdiri atas proventrikulus (lambung kelenjar) yang banyak menghasilkan enzim  
    pencernaan serta dinding ototnya tipis, ventrikulus (lambung pengunyah/empedal)
    ototnya berdinding tebal.

 
Gambar 03: Empedal Pada Burung
4. Intestinum
 Intestinum terdiri atas usus halus dan usus tebal yang bermuara
 pada kloaka. Usus halus pada burung terdiri dari duodenum, jejunum dan ileum. Kelenjar
 pencernaan burung meliputi hati, kantung empedu, dan pankreas. Pada burung merpati
 tidak terdapat kantung empedu. Dari usus besar feses keluar melalui kloaka. Kloaka adalah 
 muara dari tiga saluran yaitu saluran pencernaan, saluran ginjal (sekresi), dan saluran
 reproduksi.


Gambar 04: Hati dan Intestinum pada Burung Merpati
  •         Hewan Mamalia (Kelinci) pada sistem pencernaannya ditemukan :
1. Rongga Mulut
Kelinci memiliki rongga mulut yang kecil, dengan gigi seri yang ada pada rahang  depan  dan bawahnya yang senatiasa tumbuh dengan pesat, befungsi untuk memotong dan mengerat makanan. Lidah mempunyai papila perasa. Terdapat 4 pasang kelenjar ludah, yaitu parotid,infraorbital, submaxilari dan sublingual. Pharynk berfungsi untuk rongga dibelakangmulut yang merupakan persimpangan jalan makanan dari jalan respirasi.

2. Oesophagus merupakan pipa musculus yang sempit yang
  menembus diafragma masuk ke dalamabdomen.

          3. Ventriculus (Lambung) Kelinci merupakan kantong sebagai lanjutan  
          dari oesophagus yang dapatdibedakan atas cardia, pylorus yang bersambung  
            dengan deodenum dan  fundus.

Gambar 01: Bentuk esofagus dan ventrikulus pada Kelinci 
4. Kelinci Juga memiliki Kelenjar empedu yang dikeluarkan oleh  
     hati, pankreas menghasilkan hormon insulin dan kelenjar pencernaan.

 
Gambar 02: Bentuk Hati dan Empedu pada Kelinci





5.Intestinum kelinci terdiri dari duodenum, jejenum dan ileum.



6. Anus
  Pada Hewan kelinci ditemukan adanya keberadaan Anus sebagai tempat keluarnya feses.

KESIMPULAN
Dari hasil penelitian yang kami lakukan, dengan membandingkan antara satu jenis hewan Vertebrata dengan jenis hewan vertebrata  yang lainnya struktur sistem pencernaan yang  sudah  sempurna itu terdapat pada jenis hewan vertebrata Mamalia.
Adapun sistem pencernaan pada hewan Vertebrata adalah sebagai berikut :
a. Amfhibi :    Mulut - Kerongkongan - Lambung - Usus - Kloaka
b. Reptilia :    Mulut - Kerongkongan - Lambung - Usus - Kloaka
c. Burung  :    Mulut - Kerongkongan - tembolok - lambung - kelenjar - empedal -
                        usus halus - usus besar - kloaka
d.Mamalia:     Mulut - Keronggkongan - Lambung - Kelenjar - Usus halus -
                         Usus Besar  - Anus





DISUSUN OLEH :

KELOMPOK MAMALIA
KELAS : XI IPA1

1. St.FADILLAH HADAMING
2. ANITA. YUSUF
3.YUSLIANTY
4. AIRUL MUQSIT
5. SYAMSIR

SMA NEGERI 1 BONTOMARANNU

1 komentar: